Vibrator Mulanya Buat Obati Perempuan Supaya Dapat Orgasme

Selasa, Februari 23rd 2016.

dildo kolorVibrator merupakan mainan seksual yang sejak mula diperuntukkan buat perempuan. Tetapi, sebelumnya vibrator tersebut buat pengobatan histeria, penyakit yang dapat mempunyai banyak gejala.

Histeria ber-asal dari kata Yunani `Hysteria` yang bermakna uterus atau rahim . Penyakit histeria tersebut di gambarkan sebagai respons bahwa perempuan merupakan makhluk seks semacam dikutip Alternet.

Penyakit ini biasanya didiagnosa pada wanita agresif serta pembangkang. Gejala yang kerap muncul pada perempuan semacam sakit kepala, kelelahan, cepat marah serta depresi. Insomnia, gugup, cepat marah, ke-hilang-an nafsu makan, retensi cair-an, kejang otot serta semua-nya diungkapkan sebagai hasil dari rahim yang liar ber-keliar-an.

Perepuan yang meng-alami penyakit histeria ini dapat di selesaikan dengan  “hysterical paroxysm” (orgasme).

Filsuf Yunani Hippocrates meng-anggap `soal rahim` tersebut dapat me-nyebab-kan masalah buat orang-orang di sekeliling-nya.

Gara-gara Masturbasi Yang Tidak Pantas

Apabila perempuan yang didiagnosa meng-alami histeria, dokter umumnya akan mem-bantu perempuan itu meng-alami orgasme, kadang-kadang di laku-kan oleh si dokter.

Dokter akan meng-gosok bagian pribadi pasien hingga menggapai orgasme. Tetapi, praktik ini men-jadi tak logis serta dokter kerap mengeluh jenuh dan pergelangan tangan-nya sakit. Alhasil, George Taylor men-cipta-kan vibrator pertama.

Sebelum memakai vibrator, pengobatan buat penyakit ini adialah pijat genital sampai serangan histeria dapat ditangani. Tetapi, sebab masturbasi dianggap tak pantas, pasien kerap mengobati penyakit histeria ke dokter serta bidan yang akhir-nya melibatkan vibrator.

Vibrator pertama kali di cipta-kan dengan energi uap. Vibrator model listrik baru di produksi oleh Hamilton Beach pada tahun 1902.

Vibrator yang fungsinya sebagai perangkat medis tersebut secara luas pernah di iklan-kan di majalah selama masa Victoria. Serta sesudah histeria tidak lagi di akui, vibrator lebih di anggap sebagai objek seksualitas, tidak medis lagi. Akibat-nya, vibrator di tarik dari pasar-an. Hasil-nya, menjual mainan seksual men-jadi ilegal.

Sebagian besar pelarangan menjual alat mainan sex tersebut sebagian besar dikarenakan upaya Irlandia yang mengungkapkan memakai senjata api sesuai moral, tak dengan mainan sex. Alhasil, kian penting melarang mainan sex ketimbang senjata ber-tenaga tinggi.

Informasi mengenai produk alat bantu sex toys terbaru hubungi kami di 085311726777 Pin BBM DA7E3A23

Share