Ternyata Perempuan Adalah Pengguna Terbanyak Alat Bantu Sex

Jumat, Agustus 7th 2015.

sex artikel
Sebagaimana pula kaum lelaki, perempuan juga sebetulnya mempunyai hasrat kebutuhan sexual yang sama. Ketika keterbukaan serta zaman kebebasan yang kian bebas saat ini banyak ter-jadi per-geser-an ialah hal yang se-lama ini dianggap tabu serta aneh dilaku-kan perempuan menjadi hal yang dianggap manusiawi serta normal. Begitu juga persoalan sexual yang di masa-masa lampau se-akan hanya tepat buat di dominasi kaum lelaki sebagai subyek-nya maka kaum perempuan juga kini mau mempunyai hak yang sebanding.

Alat bantu sex sekarang ber-edar bebas serta mudah diperoleh. Banyak lelaki / perempuan memakai alat ini sebagai cara mudah men-capai ke-puas-an seksualitas tanpa harus bercinta. Fans mayoritas wanita. Penjualan alat bantu sex serta obat kuat vitalitas bisa ditemui di hampir setiap area ibukota ini. contohnya, di Jalan Gajah Mada hingga Glodok, Jalan Mangga Besar (Jakarta Barat), Jalan Kebayoran Lama (Jakarta Selatan), Jatinegara (Jakarta Timur), Tanjung Priuk (Jakarta Utara), serta Jalan Kramat Raya (Jakarta Pusat). Biasanya, ber-dagang malam sampai pagi hari. Ungkap penjual, penggemar alat bantu sex biasanya ibu-ibu, namun banyak pula perempuan muda. Sedang-kan obat kuat, mayoritas yang order pria, tua maupun muda.

Menurut johan yang mangkal di area Glodok Kota, saat ini banyak kaum perempuan baik tante-tante, mahasiswi serta perempuan malam mem-buru alat bantu seksual. Pelanggan-nya sekitar 90 persen orang kaya sebab harga-nya sekitar Rp.350 ribu sampai jutaan. Ter-gantung jenis alat-nya. “Yang order ke-banya-kan orang ber-mobil. Umumnya mereka order jam-jam ter-tentu.

Yang jelas di atas jam 02:00 sampai pukul 04:00,” katanya, kemarin. Memang tak semua pe-dagang obat kuat me-nyedia-kan alat bantu seksualitas. Namun bila ada pelanggan yang ingin mem-beli umumnya baru di ada-kan. “Kami tak berani me-nyetok sebab takut tidak cepat laku. Namun bila ada pesan-an dalam waktu singkat kami sedia-kan,” katanya. bambang, pe-dagang obat di kawasan Tanjung Priuk, Jakarta Utara, meng-aku rata-rata dalam satu pekan dapat men-jual dua hingga tiga alat bantu sex.

“Alat bantu seksual amat banyak yang di minati perempuan yaitu getar maupun vibrator serta yang terdapat mutiara-nya,” urainya, seraya me-nyebut pelanggan-nya bukan saja dari Jakarta, namun asal Bogor, Bekasi, Tangerang serta area lain-nya.

Aheng, penjaga toko obat kuat vitalitas di Jl. Raya Cilincing, Jakarta Utara, mengaku dalam se-hari dia dapat me-ngantongi hasil pen-jualan Rp.300 ribu – Rp.500 ribu. “Peng-hasil-an kita tidak mementu, Mas. Kadang bisa lumayan namun kadang kita tidak dapat uang,” jelas-nya. Dia meng-aku alat bantu sex yang di jual rata-rata made in Jepang.

Pasal-nya, produck Jepang jauh lebih murah dari buatan negara lainnya. “Mutu-nya tidak kalah dengan buat-an Usa.” Kesukaan perempuan dildo strap on (penis ikat pinggang) , harga-nya mulai Rp.400 ribuan, Vibrator (penis maju mundur) Rp. 400 ribu, serta penis buatan Jepang mulai Rp.300 ribuan. Sedang-kan lelaki banyak mem-buru alat bantu sex macam Vaginator (vagina ber-suara) mulai Rp.400 ribu.

Alat bantu bermodel boneka kecil ini terbuat dari bahan karet silikon yang amat halus, lembut serta elastis. Buat meng-gerak-kan-nya, vaginator mempunyai empat batere serta remote control buat meng-atur ke-cepatan-nya. Sesudah be-berapa menit di hidup-kan Vaginator akan mengeluar-kan suara perempuan men-desah. “Biasa-nya men-dengar suara itu lelaki akan kian gampang men-capai puncak-nya.”

Beraneka macam alat Bantu sex tersedia, ter-gantung selera calon pelanggan-nya saja. Tidak susah kok belanja alat bantu sex itu. Se-makin ter-buka-nya arus informasi serta deras-nya zaman ke-terbuka-an dituding men-jadi pemicu ter-jadi-nya per-geser-an dalam pemakaian alat bantu seksual.

Dulu, alat bantu seksualitas ke-banyakan hanya di laku-kan oleh kaum lelaki. Saat ini, kaum perempuan pula ikut-ikut-an memakainya,” kata dr. Maswita. Dia me-nilai, Bila ibu rumah tangga ataupun mahasiswi yang ber-peri-laku sex seperti ini tentu mempunyai masalah ke-harmonis-an serta ketidak nyaman-an ke-hidupa-n sex di dalam rumah tangga-nya. Se-hingga mereka merasa butuh me-nyalur-kan hasrat melalui alat bantu.

Maswita yang men-jabat se-bagai Deputi Menko Kesra Bidang Pem-berdaya-an wanita ini me-negas-kan, pemerintah belum merasa ter-ganggu dengan marak-nya penggunaan alat bantu sex oleh ibu rumah tangga ataupun mahasiswi ini. “Sebab sampai sekarang belum ada data resmi mengenai ini,”.

Dia melihat soal penggunaan alat bantu sex ini me-rupa-kan masalah pribadi serta belum masuk gejala sosial sampai pemerintah belum me-rasa butuh buat turun tangan. Menurut seksolog Dr. Boyke Dian Nugraha, alat bantu sex umumnya di manfaat-kan oleh janda ataupun perempuan-perempuan yang jauh dari suami buat me-menuhi hasrat seks-nya.

Bila kini tren pemakaiannya sudah ber-geser ke ibu rumah tangga ataupun mahasiswi, Boyke meng-aku belum men-dalami-nya.“ Bila sekedar buat variasi sih oke-oke saja, namun itu bukan yang utama. Dapat pula buat lucu-lucu-an maupun koleksi,” katanya.

Informasi seputar alat bantu sex pria dan wanita terbaru serta cara pesan silahkan menghubungi kami di 085311726777 Pin BBM DA7E3A23

Share