Kondom Unik Dari Zaman Purbakala

Selasa, Maret 21st 2017.

kondom berotot

Kondom atau alat kontrasepsi nyatanya telah diketahui oleh sebagian besar publik pada masa pertengahan. Akan tetapi eksistensi kondom enggak begitu ditanggapi dan di perhatikan oleh pihak katedral. Kebiasaan ini justru semakin diperhatikan oleh aneka macam aktifitas sex yang dilaksanakan dengan aturan yang enggak umum sehingga ditetapkan berdosa.

Para pakar agama sebeteulnya enggak sepakat dengan munculnya kondom. Akan tetapi katedral justru meng-anggap bahwa alat kontrasepsi maupun alat penahan kehamilan yaitu soal moral yang ringan serta tidak merupakan sebuah dosa yang besar.

Ter-lepas dari pelaksaan coitus interruptus, terdapat beberapa uraian tentang kondom yang dipakai oleh para lelaki di masa pertengahan. Alat kontrasepsi ini dibuat dari kantong air kencing ataupun isi perut dari binatang yang selanjutnya diikatkan dengan utas serta bisa dipakai untuk beberapa kali.

Sebagimana yang diinformasikan dari situs oddee dot com, pemakaian kondom pada zaman tersebut semakin di dorong pada manfaatya sebagai penahan penyebaran penyakit syphilis, bukanlah untuk alat pencegahan kehamilan. Versi kondom selanjutnya dibuat dari tekstil serta serta alat kontrasepsi yang pertama kalinya dipakai antara pada tahun 1600an.

Sama hal-nya dengan seorang lelaki, para perempuan adakalanya pun memakai alat pen-cegah ke-hamil-an sejenis resep yang ter-buat dari beraneka ragam bahan-bahan yang dipercaya dapat berguna sebagai ‘spermicide’ ataupun pembunuh air mani saat dipakai didalam rahim.

Salah satu ramuan pen-cegah terjadinya kehamilan ini uang terdiri dari tamar tanah, kulit kayu akasia, serta setetes madu yang dioplos dengan lem yang lembab. Tekstil natural maupun tekstil wool yang selanjutnya direndam kedalam oplosan bahan itu serta dimasukkan kedalam rahim.

Informasi lengkap mengenai kondom dan cara pesan silahkan hubungi kami lewat Call/Sms/Whatsapp 0853 1172 6777 BBM PINĀ DA7E3A23

Share