Ini Kata Perempuan Soal Lelaki Pencinta Boneka Sexual

Sabtu, Juli 9th 2016.

 

cantik dollAkhir-akhir ini dunia digegerkan dengan kedatangan boneka sex dari Jepang. Sebuah perusahaan boneka sex di Negeri Sakura ini meng-klaim pihak-nya berhasil membikin produk yang nyaris menyamai manusia, dia ialah PT Orient.

PT Orient me-nyebut boneka sex ini ibarat ‘istri Belanda’. Pelanggan bisa me-milih rambut, warna mata, sampai warna kulit sesuai selera. Kesan perempuan Asia ataupun Eropa pun mampu dipilih se-cara bebas.

Beberapa pelanggan yang pernah memakai boneka seksx produk PT Orient ini me-ngaku enggak mau mempunyai kekasih betulan.

Lantas bagai-mana pen-dapat para perempuan me-lihat fenomena ini? Berikut 5 tanggap-an perempuan soal lelaki penikmat boneka sexual full body.

1. Model
Menurut model yang sering disapa Tika ini lelaki memakai boneka seksual sebab mau melampiaskan birahi-nya yang enggak terpenuhi. Maupun efek ‘jomblo’.

Bila laki-laki yang sudah mempunyai pasangan serta tak dapat terpenuhi bercinta dengan pasangan-nya, dapatt jadi pasangan-nya telah merasa ‘ilfeel’ (hilang feeling). maupun dapat jadi perempuannya sudah manopause serta tidak mau ter-kena penyakit kelamin.

“Jika contohnya laki-laki yang tidak mempunyai pasangan mungkin ia tak laku maka-nya bingung ingin ke siapa lagi, mungkin bila dengan PSK takut terkena HIV ya jadi boneka sex saja,” katanya.

Hal tersebut menurut-nya ter-bilang normal bila lelaki itu masih menyenangi manusia. Tetapi hal yang enggak normal buatnya bila lelaki itu me-lampias-kan kepada binatang.

2. Pegawai asuransi
Pengalaman yang didapat perempuan dari Jawa ini, sebut saja M mengungkapkan sahabatnya yang sesama perempuan memaksa suami-nya yang merupakan pelayar mempunyai boneka seksual. Hal ini dilakukan supaya suami-nya ‘tak jajan’ sehingga me-nimbul-kan pe-nyakit kelamin.

Enggak jarang juga di antara para pelayar memang ber-niat mempunyai boneka sex itu. “Ada beberapa sahabat saya sendiri yang ber-layar, mereka pasti memiliki,” ungkapnya.

Mendengar cerita sahabatnya itu membkint dirinya ber-anggap-an bahwa hal itu tergolong normal. Pasal-nya efek “LDR” ber-sama istri serta men-cegah munculnya penyakit bila berhubungan sex dengan perempuan lain.

“Itu sah-sah saja danserta normal saja bila kita lihat alasan-nya seperti tersebut, secara mereka normal. Toh as a man,” ungkapnya.

3. Mahasiswa
Menurut mahasiswa S1 di salah satu per-guruan swasta ini me-ngaku bahwa sikap laki-laki yang sering hobi memakai boneka sex toys  sudah me-laku-kan perilaku me-nyimpang. Apalagi bila memakainya secara terus-menerus.

“Iya jika untuk sekali-kali, nah jika terus-terusan serta akhir-nya tidak ingin having sex sama manusia bagimana?” ungkap Dhamarista ingin pesan pribadi.

Soal itu amat disayang-kan bila ditiru oleh laki-laki Indonesia. Pasalnya, me-nurut Dhamarista Indonesia mempunyaii jumlah perempuan yang banyak di banding-kan lelaki.

“Sayang saja bila enggak mencoba buat semakin ber-sosialisasi dengan perempuan serta mungkin build relationship ataupun menikah then having sex together (bersama perempuan asli),” tambah-nya.

Menurut-nya pula laki-laki yang cenderung mempunyai hobi seperti ini akibat si pengguna yang mau merasakan sensasi layak-nya ‘having sex’ sebetulnya. Dapat pula laki-laki itu takut bila melakukan hubungan sex yang bisa me-nimbul-kan ke-hamil-an di luar nikah.

4. PNS
Lain lagi hal-nya dengan perempuan yang mempunyai tiga orang anak, sebut saja C. Me-nurut-nya perilaku itu telah dianggap enggak bagus.

“Wah tidak bagus itu,” singkat-nya.

Hal ini me-nurut-nya bisa merusak masa depan Bangsa Indonesia, ter-utama pada anak-anak. Mental anak-anak Indonesia akan rusak hanya sebab pe-ri-laku yang suka memakai boneka sex sebagai tempat melampiaskan gairah sex.

“Itu mampu merusak mental anak-anak,” tambah-nya.

5. Bidan
Me-urut bidan yang satu ini, peri-laku itu mampu dikata-kan normal bila lelaki enggak men-jadi-kan boneka sex sebagai alat keperluan. Pasal-nya, bila telah dianggap sebagai keperluan lelaki akan terus menerus memakainya.

“Ya bila sesekali enggak apa-apa, namun bila keterusan jadi tidak baik,” umgkapnya.

Ia pun juga ber-anggap-an bahwa laki-laki yang sering ‘ketagihan’ akan sensasi boneka sex sudah merusak kepribadian serta mental-nya. Seolah-olah nafsu sexnya mampu dia lampias-kan kapan aja dengan boneka sex.

Hal ini pun dikhawatir-kan akan mem-pengaruhi orang lain, ter-utama pada anak-anak. karena, anak-anak bisa ter-pengaruh dengan gampang saat melihat peri-laku orang lain.

Informasi lengkap seputar produk alat bantu sex silahkan menghubungi kami melalui Call/Sms/Whatsapp 085311726777 Pin BBM DA7E3A23

Share