Asal Usul Istilah Dildo & Pemujaan Kesucian Wanita

Selasa, Maret 21st 2017.

dildo cabang dua

Dildo nyatanya telah menjelma sebagai barang yang sangat terkenal pada masa pertengahan, malahan bagi kelompok para perempuan. Banyak perempuan yang memakai dildo menjadi sebuah alat bantu sex serta masalah ini tepatnya sangatlah tidak di perbolehkan secara ketat oleh katedral.

Belakangan dibikin sebuah kebijakan bahwa bila terdapat perempuan yang mengenakan dildo untuki pemuas hasratnya kemudian perempuan itu dianggap sangat berdosa serta harus melaksanakan sebuah ganjaran penebusan dosa sepanjang 5 tahunan yang dilakukan pada waktu hari-hari suci.

Diterangkan lewan situs oddee dot com, istilah dildo di sangka kuat berawal dari nama sebuah roti panjang yang berhamburan tanaman-tanaman yang memiliki aroma wangi yang seterusnya disebut ‘dilldough’. Istilah dildo tersebut sebetulnya belum betul-betul dipakai hingga zaman Renaissance datang.

Beda dildo, berbeda pula tentang masalah kesucian wanita pada masa pertengahan. Pada waktu itu, keperawanan adalah masalah yang di pertimbangkan wajib dipunyai oleh kaum perempuan.

Katedral pada masa pertengahan meyakini bahwa dengan tetap perawananlah mereka dapat memuja Tuhan yang pada waktu tersebut merupakan sebuah wujud dari Bunda Maria.

Oleh karena hal itu, kesucian adalah masalah yang selayaknya dipunyai oleh para perempuan jika mau memuja Tuhan. Permasalahannya, komunitas biasa serta kelompok bangsawan pun mengerti bahwa kesucian cuma ‘sekali’ saja dimiliki. Akan tetapi pada abad itu, terdapat keleluasanan yang ter-buka lebar untuk para perempuan yang mau menjadi suci yang muncul kembali’.

Aturannya? Katedral me-mungkin-kan para perempuan yang telah sempat melaksanakan hubungan intim, bahkan yang sudah pernah mempunyai seorang anak, buat ‘kembali menjadi perawan’ serta menjadi ‘suci kembali’ dengan aturan meng-akui dosa mereka serta tinggal di sebuah biara.

Para perempuan yang menetapkan meng-ikuti serangkaian ritual ini selanjutnya ter-gabung dalam salah satu wujud penyembahan kesucian, maupun keperawan, pada masa pertengahan yang sangat populer dengan istilah “The Cult of Virgin”.

Informasi lengkap tentang dildo dan alat bantu sex lainnya silahkan hubungi kami lewat Call/Sms/Whatsapp 0853 1172 6777 BBM PIN DA7E3A23

Share