Alat Bantu Sex Toy Butuh Atau Tak Buat Pasutri

Kamis, Juli 13th 2017.

jual vibrator celana dalam

Banyak situs yang menawarkan produk alat bantu sex, termasuk obat jenis pembesar penis (dengan nama hammer of thor, arabian oil, cobra King, capsule hammer of thor), saat ini menyerbar di situs-situs online.

Yang paling spesial buat lelaki, daintaranya ; Recretable masturbation cup X-9, Vaginator Pussy & ass, ring getar. Bagi lelaki, bentuknya menyerupai kelamin wanita ataupun buat membangkitkan ke-tegang-an ereksi. Sedangkan yang spesial buat perempuan antara lain : vibrator anal, climax comvo, dildo, vibrating ekor anal, serta masih banyak lainnya lagi. Bagi perempuan, kebanyakan jenisnya menyerupai penis. Di pasaran indonesia, penjualan alat bantu sex toy buat lelaki serta perempuan ini tak susah di dapatkan, biarpun dengan harga yang beragam, dimulai dari ratusan hingga jutaan ribu rupiah.

Hakikatnya alat bantu sex bermaksud sebagai alat pemuas nafsu, akan tetapi apakah alat bantu itu dapat mengatasi persoalan sex?

Di sini kita kutip saran dari dua doktor ahli problema seksualitas, yaitu Prof.Dr.dr. Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS (Androlog serta Seksologi) dari Kota Bali, serta dr. Boyke Dian Nugraha, DSOG (Genekolog serta Konsultan Seks) dari Kota Jakarta.”Alat bantu sex toy pastinya saja butuh buat yang membutuhkannya,” urai Dr Wimpie, “Siapa yang membutuhkannya?

Untuk lelaki yang enggak memiliki pasangan, tak memiliki istri. Ataupun suami yang sedang dinas, pisah dari sang istri. Suami seorang pelaut contohnya, ataupun suami yang sedang bertugas selama be-berapa tahun di luar kota ataupun luar negeri. Dari pada dia melakukan hubungan intim dengan wanita lain, ataupun pekerja sex, pastinya lebih baik menggunakan alat bantu sex. Sangat aman. Bebas dari penyakit. Bebas dari resiko hamil. Ataupun bila dia seorang perempuan, janda contohnya, menurut aku lebih baik memakai alat bantu sex toy.

Dari pada hidup liar, me-laku-kan sex bebas, dari faktor kesehatan yang tak baik, dari faktor nilai-nilai moral pun kurang pas, dari faktor etika pun enggak baik. Alat bantu sex tersebut secara ilmiah memang di pakai buat kasus ter-tentu. Conrohnya, pada wanita yang meng-alami disfungsi orgasme. Gagalnya orgasme yang di karenakan gangguan sex pada sang suami. Salah satu cara pelajaran, yang dinamakan program masturbasi, buat perempuan yang meng-alami kegagalan orgasme.”

Bagaimana komentar dari Dr Boyke?”Alat Bantu sex dapat di pakai oleh mereka yang memang memerlukan pem-baru-an. Namun jua terdapat yang men-jadikan-nya sebagai alat bantu seksual saja, sebagai keperluan sehari-hari, serta umumnya di pakai oleh perempuan yang meng-alami menopause. Sementara lelaki mengenakan dengan maksud membangkitkan hasrat. Ter-utama lelaki yang tinggal berbeda kota dengan sang istri, serta ketika bertemunya juga tergolong memakan waktu yang lumayan lama.

Pelaut contohya. Jadi, bila saat ini ramai penjualan alat bantu sex toys, sebab orang masa kini semakin menyadari, bahwa soal sex merupakan sesuatu yang sangat nikmat serta merupakan hak azasi seorang manusia. Dengan gencar-nya media massa me-masangfoto serta menulis mengenai hubungan sex, orang masa kini ter-utama perempuan yang tak ber-suami merasa masih bisa menikmati sex. Dengan begitu saja, dia me-rasa ter-puas-kan sexnya tanpa perlu mencari pria, serta terlepas dari bahaya akan penyakit alat vital. Saya berpikir, memakai alat Bantu sex, lebih baik dari pada melakukan hubungan sex dengan orang lain yang ke-bersihan-nya di ragukan, dapat saja terdapat virus HIV, Aids maupun penyakit kelamin lainnya.

Sementara alat bantu ses toy dapat di simpan di tempat yang bersih. Bagaimana baiknya memakai alat bantu sex di antara pasangan suami-istri?”Men-cari variasi, mungkin ya,” ungkap Dr Wimpie, “Namun bila istrinya tak meng-hendaki kan tak bisa. Pada dasarnya, suami istri mengenakan alat bantu sex, bila istrinya gagal orgasme pada waktu melakukan hubungan sex dengan sang suami. Kemudian di lanjutkan dengan alat bantu sex. Itu akan semakin baik dari pada berhubungan intim dengan orang lain. Perzinahan, contohnya. Nah, saya sering meninjau persoalan sex dari sudut pasangan suami istri. Saya tak pernah me-ninjau dari sudut suami saja ataupun istri saja. Selama hal tersebut me-nimbul-kan kehidupan sex yang harmonis buat pasangan tersebut, enggak masalah. Artinya, suami menyetujui istri memakai itu, sebab bila cuma berhubungan intim, tak pernah meraih orgasme. Dapat terjadi, antara lain, bila suami meng-alami ejakulasi dini, ataupun disfungsi seksual. Jadi sesudah berhubungan intim, selanjutnya di lanjutkan dengan alat bantu sex. Jika ternyata dengan teknik tersebut istri dapat terpuaskan, pasangan pastinya tetap harmonis. Bila hal tersebut diterapkan arti-nya bukan hanya fantasi. Sepanjang metode tersebut bukanlah merupakan suatu kewajiban, normal saja. Masih dapat di benarkan.

Sesuatu menjadi tenggak normal, bila masalah tersebut menjadi yang utama ataupun satu-satunya. Jika selanjutnya tanpa hal tersebut dia tak ingin, baru sakit! Jadi, apakah itu men-cari variasi sebagai foreplay, semuanya tak menjadi masalah. Yang penting dia tetap me-laku-kan hubungan intim secara normal.”

Informasi lengkap mengenai alat bantu sex pria dan wanita dan car pesan silahkan menghubungi kami pada nomor Hp. 085311726777

Share