Alat Bantu Sex Memancing Kenikmatan Dari Kelamin Buatan

Rabu, Juni 17th 2015.

kelamin buatan

Sex toy dapat membantu sebagai variasi hubungan pasangan suami isteri. namun banyak pakar sex menyatakan, pengganti seks tak mampu menggantikan kenikmatan dalam berhubungan secara langsung dengan pasangan, ter-utama secara psikologis.

Jujur saja, terkadang muncul rasa bosan dalam melakukan hubungan sex dengan pasangan. Ada kala-nya memerlukan sesuatu yg lebih menantang. Biasa-nya, untuk mewujudkan sex liar, salah satu pasangan harus ada yg “berani” untuk bikin serta men-coba. Satu cara yang mungkin nakal serta liar, tidak ada salah-nya men-coba bervariasi bersama sex toy.

Tujuan memakai alat Bantu seks (ABS) hanya untuk merangsang area seksual Anda serta menolong Anda untuk mencapai orgasme. Baik itu dengan pasangan ataupun di lakukan sendiri. Tapi ingat, memakai sex toys bukan segala – galanya demi mendapatkan orgasme. Sebaiknya, pemakaian peranti seks ini ber-sifat variasi saja.

Menurut Joel D. Block, Ph.D di dalam bukunya, Secrets of Better Sex, alat bantu sex merupakan setiap benda yang dipakai untuk merangsang serta atau untuk memperlama serta memperkuat hubungan seksualitas bisa di anggap sebagai sex toy “Orang – orang paling sering memakai vibrator,” kata pakar psikologi klinis serta terapi seks itu.

Sekarang, para ahli terapi seks menganjurkan penggunaan vibrator ( penis buatan yang bergetar ) sebagai alat bantu seks buat wanita yg meng-alami kesulitan mendapatkan orgasme ataupun yang tak pernah medapatkan orgasme ataupun “histeria wanita“. serta, menurut Joel D. Block, lelaki jua sah sah saja memakai serta menikmati stimulasi vibrator pada bagian genitalnya.

Bicara sex toy seksolog Dr. Alex Pangkahila menuturkan, alat bantu seks me-rupa-kan suatu sarana yg digunakan oleh lelaki ataupun perempuan ataupun pasangan suami istri yang memang mem-butuh-kan pemakaian alat tersebut. Menurut pengasuh rubrik Q&A Alex Pangkahila di MANLY ini, sebelum memakai peranti seks mainan, sebaik-nya pelajari dahulu fungsinya, antara lain : sebagai alat perangsang gairah seksual, alat peningkatan bangkitkan seksual, alat bantu untuk mengatur variasi posisi, serta sebagai-nya. “Yang pasti, alat bantu seks bukan berbentuk obat,” ungkapnya.

Kebiasaan untuk men-dapat-kan kenikmatan seks dengan sex toy, dialami Raka. Pria yg sudah 10 tahun menjalani hidup berumah tangga ini baru lima kali bersex toys riang sejak tahun 2005. lelaki ber-kulit putih ini mengaku, jika ada ( penis tiruan tanpa getar ) yang sering di pakai itu di dapat dari temannya, saat dia merayakan hari ulang tahun per-nikahan-nya. “Waktu di buka, saya serta istri tertawa,” katanya, mengenang.

Namun lanjut Raka, untuk meng-hindari ke-jenuh-an sex selama ini, dia pun memulai mencoba untuk mencari variasi sex. namun sebelum itu, kata Raka, dia bicara dengan istri-nya. “Tidak ada salah-nya untuk dicoba,” ujarnya, men-cerita-kan kesimpulan per-cakap-an itu.

Eksekusi pemakaian vibrator yg di lakukan lelaki berusia 40 tahunan ini di lakukan pada awal per-main-an. Di tengah “per-jalan-an”, disaat sang istri sudah siap, peranti seks se-sungguh-nya ia mainkan. “Di situ sensasi-nya. Istriku puas sebab orgasme-nya cukup lama,” kata pria yang membuka usaha konveksi ini.

Lain lagi dengan pengalaman Nita. perempuan berusia 32 tahun ini sudah dua tahun memakai alat bantu seks. Menurut-nya, malam hari aalah acara ritual Nita memakai sex toy. Peranti seks yg di simpan secara khusus di dalam lemari busana-nya itu di keluarkan tatkala anak semata wayang-nya sudah terlelap tidur. “Waktu pertama kali di coba, saya kikuk serta bingung cara pakai-nya,” kata janda ini.

Tetapi kini, ke mana pun Nita pergi, pasti-nya perangkat seks itu menyelinap di alam tasnya. “Jika aku lagi `ingin’ serta pacarku tidak ada, ya saya gunakan tuh vibrator,” kata cewek berambut lurus ini. Menurut Nita, alasan mempunyai peranti seks, lantaran untuk memenuhi hasrat seks-nya yang tinggi. Dapat di pastikan, ungkapnya, “Jika aku mau, tinggal gunakan.”

Bicara tingkat ke-puas-an antara memakai peranti seks buatan serta asli, sungguh blain lain. Diakui Nita, tingkat ke-puas-an memakai ABS lebih tinggi bila di bandingkan dengan yg di alami nya dengan sang pacar. Karena, dengan memakai alat Bantu seks, Nita bisa mengetahui titik rangsang-nya sendiri yang di anggapnya sangat “nikmat”. “Kalau yang alami, kita harus berpikir hal kepuasan untuk pasangan kita jua,” tutur perempuan yang bekerja di bagian keuangan pada sebuah bank ini.

Keampuhan memakai sex toy macam vibrator, ada, ataupun boneka seks harus di dukung badan serta pikiran yang sehat secara seksualitas. Faktor lain yang tidak kalah penting ialah ter-jaga-nya komunikasi serta keintiman dengan pasangan. Bila semua itu sudah ter-penuhi, tidak aneh jika dildo serta vibrator lebih me-mudah-kan Anda untuk mencapai orgasme. “Jika ingin memakai dildo sebagai foreplay, gue harus ada per-setujuan istri,” ungkap Raka, sambil tertawa.

Pemakaia alat bantu sebenarnya tak bisa meng-ganti-kan hubungan seks secara penuh. serta, pastinya, ter-dapat perbedaan kenikmatan yang tipis dibandingkan dengan berhubungan seksual dengan pasangan. Untuk itu, kterlibat-an emosi macam ketika me-laku-kan hubungan seksualitas dengan suami tak Anda rasakan ketika melakukan masturbasi dengan pakai alat bantu.

Memakai sex toy ber-sama istri, menurut Alex Pangkahila, ialah wajar. Dengan catatan, harus sesuai dengan prosedur ke-sehat-an seksual serta di bawah bimbingan dokter ataupun konsultan seks. “Dipakainya juga harus sesuai dengan ke-butuh-an,” kata seorang seksolog yang ber-domisili di Bali ini.

Jadi, Joel D. Block me-nambah-kan, masturbasi dengan alat bantu seks hanya-lah seperti tindakan “darurat” yg ber-sifat sementara untuk mengatasi dorongan seksualitas yg meng-ganggu. Ingat, tanpa sex toy bukan berarti Anda tak dapat liar di atas ranjang ber-sama pasangan, kan..?

Informasi seputar alat bantu sex pria dan wanita terbaru serta cara pesan silahkan menghubungi kami di 085311726777 Pin BBM DA7E3A23

Share